- Saat seleksi telur tahap pertama, tidak terdapat pembuluh darah/akar di dalam telur penyebabnya adalah telur tidak fertile/dibuahi atau telur dibuahi, namun embrio mati, solusinya:perbaiki manajemen pemeliharaan bibit dan periksa posisi telur karena sisi tumpul harus di atas.
- Saat seleksi telur tahap kedua, telur dibuahi namun banyak embrio mati. peneyebabnya: temperatur salah (terlalu panas),pemutaran telur kurang maksimal, kekurangan oksigen (dataran tinggi oksigen tipis), atau bibit telur kurang baik.Solusinya:periksalah akurasi thermometer, putar telur minimal 3 kali sehari, jangan letakkan mesin di ruang tanpa cukup fentilasi, dan perbaiki manajemen pemeliharaan bibit.
- Telur berisi embrio tapi tidak menetas, penyebabnya: kelembaban kurang,atau bibit kurang baik. solusinya: periksa air, tambah spons di bak atau semprot dengan spray pada telur, dan perbaiki manajemen pemeliharaan bibit.
- Telur menetas terlalu lambat/cepat. penyebabnya : temperatur terlalu tinggi solusinya: periksa akurasi thermometer.
- Anak ayam lama menetas, lumpuh/cacat dan ada noda darah. penyebabnya: bibit kurang baik atau lemah, solusinya: perbaiki manajemen pemeliharaan bibit.
Kami menyediakan mesin penetas telur dengan berbagai ukuran dan type,tingkat keberhasilan tetasnya tinggi, model dinamis, ringan dan mudah pemakaiannya, disertai dengan petunjuk pemakaian lengkap.namun jika pelanggan membutuhkan penjelasan lebih lanjut kami melayani konsultasi gratis.Telp.081555931315 (hasyim nawawi)
Jumat, 01 April 2016
Analisis Kegagalan Penetasan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar